Senin, 06 September 2021

Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat




LEUWISADENG, - (Berita-Indonesia.id) - Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) telah selesai dilaksanakan di Gedung Aula Kantor Desa Leuwisadeng yang dihadiri kader posyandu serta perangkat desa seperti RT dan RW di Desa Leuwisadeng, 06 September 2021

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif, meningkatkan kebutuhan sanitasi, meningkatkan penyediaan akses sanitasi serta mampu merubah perilaku masyarakat untuk membiasakan diri hidup sehat dengan prinsip tanpa subsidi, masyarakat sebagai pemimpin, tidak menggurui atau memaksa dan totalitas, tutur Rohim Hidayatulloh (Kepala Desa Leuwisadeng)


Beliau pun mengatakan bahwa kegiatan hari ini didukung oleh 3 orang tenaga teknis kesehatan dari Unit Pelayanan Kesehatan Puskesmas Sadeng Pasar sebagai narasumber yaitu Ade Irfan, SKM, Fahmi Firdaus, SKM dan Dewi Ratih Purnama, AMd, Keb
Para Narasumber mengatakan dalam penyampaian materinya bahwa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan yang memiliki indikator outcome dan output. Indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku. 

Sedangkan indikator output STBM adalah
1. Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air di sembarang tempat (ODF)

2. Setiap rumahtangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga

3. Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar

4. Setiap rumah tangga mengelola 
limbahnya dengan benar

5. Setiap rumah tangga mengelola 
sampahnya dengan benar

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan yaitu Peningkatan Kebutuhan (Pemicuan Perubahan Perilaku), Peningkatan Penyediaan (Pemasaran Sanitasi) dan Penciptaan Lingkungan yang kondusif (Regulasi, Advokasi, Fasilitasi) dengan pilar-pilar sebagai berikut 

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS) ; Membudayakan perilaku buang air besar sehat yang dapat memutus alur kontaminasi kotoran manusia sebagai sumber penyakit secara berkelanjutan, menyediakan dan memelihara sarana buang air besar yang memenuhi standar dan persyaratan kesehatan

2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ; Membudayakan perilaku cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun secara berkelanjutan, menyediakan dan memelihara sarana cuci tangan yang dilengkapi dengan air mengalir, sabun, dan saluran pembuangan air limbah

3. Pengamanan Air Minum Rumah 
Tangga ; Membudayakan perilaku pengolahan air layak minum dan makanan yang aman dan bersih secara berkelanjutan, menyediakan dan memelihara tempat pengolahan air minum dan makanan rumah tangga yang sehat

4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ; Membudayakan perilaku memilah sampah rumah tangga sesuai dengan jenisnya dan membuang sampah rumah tangga di luar rumah secara rutin, melakukan pengurangan (reduce), penggunaan kembali (reuse), dan pengolahan kembali (recycle), menyediakan dan memelihara sarana pembuangan sampah rumah tangga di luar rumah.

5. Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga ; Melakukan pemisahan saluran limbah cair rumah tangga melalui sumur resapan dan saluran pembuangan air limbah, menyediakan dan menggunakan penampungan limbah cair rumah tangga dan memelihara saluran pembuangan dan penampungan limbah cair rumah tangga




Reporter :( Arie )

Editor; Asim

Tags :

bm
Admin By: Berita Indonesia

Layanan Berita Indonesia, Transparan, Akurat, Cepat,.

Posting Komentar

Connect