Carousel

Sabtu, 03 Desember 2022

Polsek Klapanunggal Polres Bogor Amankan Seorang Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur



KAB.BOGOR, Berita-Indonesia.id - Polsek Klapanunggal Polres Bogor amankan seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur, yang mana pelaku berinisial M melakukan pencabulan terhadap seorang anak berinisial N, pada Rabu (1/11) di sebuah rumah kosong di wilayah kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor.

Kapolsek Klapanunggal AKP irrine Kania defi S.I.K menjelaskan bahwa dalam melakukan aksinya pelaku M ini membawa korban ke sebuah rumah kosong yang berada di perumahan pesona palad, dan mengiming - imingi korban akan diberikan sebuah hadiah bila mau menuruti kemauannya.

Aksi pelaku sendiri dapat diketahui setelah masyarakat melaporkan ke pihak kepolisian lewat telp, dan polsek langsung memeriksa tkp dan menindaklanjutinya

Atas perbuatannya pelaku terancam dengan pasal 4 angka 1 huruf B, angka 2 huruf C dan pasal 6 huruf A, UU No 12 tahun 2002 tentang Tindak pidana kekerasan seksual dan ayat pasal 82 UU No 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman 4 thn komandan di tambah 1/3 dan Ancaman 15 Th TTg Perlindungan Ana, ungkap Kapolsek Klapanunggal AKP Irrine.


Sumber: Humas Polres Kab.Bogor

Editor: (Red)

Dalam Gelaran Operasi Antik Lodaya 2022, Polres Bogor Amankan 40 orang Tersangka



KAB.BOGOR, Berita-Indonesia.id - Dalam gelaran operasi antik Lodaya, yang dimulai dari tanggal 16 November hingga 25 November 2022, Polres Bogor berhasil melakukan pengungkapan terhadap 31 kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, ganja, dan tembakau sintetis dan berhasil mengamankan sebanyak 40 orang tersangka.

Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana putra S.H., S.I.K., mengatakan bahwa dari pelaksanaan operasi antik Lodaya tersebut Sat Narkoba Polres Bogor juga berhasil mengamankan total barang bukti berupa sabu sebanyak 87,78 gram, ganja 21,97 gram, serta tembakau sintetis banyak 428,19 gram. Dan dari 40 tersangka yang berhasil di amankan yakni 37 orang diantaranya laki-laki dan 3 orang perempuan.


Dalam mengedarkan barang-barang terlarang tersebut para pelaku ini mengunakan bermacam-macam modus operandi, mulai dari sistem tempel atau menyimpan narkotika di suatu tempat lalu memberikan sebuah petunjuk pada pemesanan narkotika tersebut. Ataupun sistem COD dan sistem online melalui media sosial.

Sementara itu jaringan peredaran dari para pelaku yang kita amankan ini meliputi wilayah kabupaten Bogor mulai dari Kecamatan Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Kemang, Ciawi, Rumpin, cibungbulang, Cigombong, kelapa Nunggal, Cileungsi, Cisarua, Jonggol, Tanjungsari, Leuwiliang, Dramaga, Citeureup, dan Kecamatan Nanggung.

Dari kegiatan ini setidaknya berhasil menyelamatkan kurang lebih 2700 orang dari penyalahgunaan Narkotika.

Para tersangka yang berhasil kita amankan ini akan kita jerat dengan pasal pasal 114 ayat 1, ayat 2, pasal 112 ayat 1, ayat 2, pasal 111 ayat 1 dgn ancaman pidana paling singkat 4 taun paling lama 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup, Ungkap Wakapolres Bogor Wisnu Perdana putra S.H., S.I.K.,


Sumber: Humas Polres Kab.Bogor

Editor: (Red)

Responsive Leaderboard Ad Area

Seorang Warga Meninggal Dunia Saat Mengantri Mengambil BLT



KAB.BOGOR, Berita-Indonesia.id - Seorang warga desa sukaraksa Kecamatan cigudeg Kabupaten Bogor meninggal dunia saat sedang menunggu antrian pembagian bantuan langsung tunai BBM di halaman balai Desa sukaraksa Kecamatan cigudeg, pada Kamis 1 Desember 2022.

Kapolsek cigudeg Kompol Wagiman S.H menjelaskan bahwa awalnya korban bernama Omi ( 57 ) yang datang bersama kakak kandung untuk mengambil bantuan langsung tunai BBM merasakan pusing pada kepalanya, korban yang awalnya duduk kemudian berdiri dan berjalan namun baru beberapa langkah korban terjatuh, sempat ditangkap oleh warga yang berada di lokasi kejadian hingga tidak langsung terjatuh di tanah.


Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas cigudeg untuk mendapatkan penanganan medis namun sesampainya di puskesmas dan di lakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara itu dari keterangan yang kami dapat dari pihak keluarga bahwa korban ini memiliki penyakit komplikasi, bahkan sebelum berangkat untuk mengambil BLT ke kantor desa, anak korban pun sempat melarangnya namun korban tetap pergi Ke kantor desa untuk mengambil BLT

Jenazah korban langsung di serahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan. Atas kejadian ini pihak keluarga pun menerima dengan ikhlas dan menganggap bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah, ungkap kapolsek cigudeg Kompol Wagiman.


Sumber: Humas Polres Kab.Bogor

Editor: (Red)

Satu Unit Mobil Box Terguling di Jalanan Raya Alternatif Cileungsi- Cibubur, Pihak Kepolisian Lakukan Evakuasi



KAB.BOGOR, Berita-Indonesia.id - Sebuah mobil box bernopol B 9881 UCS terguling di jalan Raya alternatif Cileungsi - Cibubur tepat di depan Mako Polsek Cileungsi, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Pada Kamis Malam (01/12/2022)

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 23.30 tersebut bermula saat kendaraan Box tersebut melaju dari arah Cibubur menuju arah Cileungsi, dan setibanya di lokasi kejadian kendaraan Box tersebut menabrak pembatas jalan dan pohon hingga mengakibatkan truk terguling.


Dari hasil gelar olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Cileungsi dan Unit laka lantas Polres Bogor diduga penyebab kecelakaan tersebut diakibatkan oleh pengemudi mobil box yang mengantuk saat berkendara.

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen S.H., S.I.K., M.H mengatakan bahwa akibat kejadian tersebut pengemudi mobil box mengalami patah tulang pada bagian kaki kanannya, yang kemudian kita langsung evakuasi pengemudi mobil box tersebut ke rumah sakit Thamrin untuk diberikan pertolongan medis.

Sementara itu kendaraan mobil box tersebut kita langsung lakukan evakuasi hingga arus lalu lintas dapat kembali berjalan normal. Akibat kecelakaan tersebut ditafsir mengakibatkan juga kerugian materil sekitar 20 juta rupiah ungkap Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen.


Sumber: Humas Polres Kab.Bogor

Editor: (Red)

Responsive Leaderboard Ad Area

Rabu, 30 November 2022

Terlalu Lama Laporan Tindak Pidana Penyegelan SPBU Jamalia Pertanyakan Kepada Pihak Polres Raja Ampat



RAJA AMPAT, Berita-Indonesia.id - Melalui keterangan Jamalia Tafalas,SE, MM kepada media saat ditemui di Jalan Buncis Unit 2 Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat bertempat di Warung Dua Putri. Hendak menanyakan status Penyegelan pembangunan SPBU di Kampung Kabare Waigeo Utara. Rabu (30/11/2022) WIT.

Kembali saya pertanyakan kepada pihak Polres Raja Ampat ada apa sampai terlalu lama laporan kami dan hingga sampai akhir tidak ada jawaban dari pihak Polres.

Direktur CV Putri Waima, Jamalia Tafalas hendak pertanyakan laporan tindak pidana yang dilakukan oleh oknum yang nengaku tanah adat diatas tanah bersetifikat yang mengakibatkan proses pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat dan sampai sekarang belum terselesaikan oleh Polres Raja Ampat yang waktunya sudah kurang lebih delapan bulan. Untuk itu saya minta kepada Polres Kab. Raja Ampat untuk segera menyelesaikan proses tersebut sehingga kami pihak perusahaan dan masyarakat di wilayah tersebut tudak dirugikan.

Terkait melalui rekomendasi dengan nomor surat 1004 /PW/ XII / 2021 dan dilanjutkan dengan isi surat hasil rapat mediasi yang disepakati bersama oleh pihak-pihak terkait, yang dilaksanakan di Aula Wayag lingkungan kantor Bupati Pemda Kab. Raja Ampat pada tanggal 9 Desember 2021. Bersama- sama dengan Pemerintah Daerah yaitu Asisten 1 Pemerintahan, Kadis Perindag, dan ke-tiga Kepala Distrik.

Melalui rekomendasi tersebut disepakati dan menjamin membuka pemblokiran terhadap SPBU Kampung Kabare untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat di ke-tiga Distrik tersebut, yaitu : Waigeo Utara, Subnin dan Mawarboni.

Dirinya mengatakan,"mempelajari dan menulusuri sejauh mana perkembangan masalah tersebut, namun sampai sudah masuk Desember belum ada titik temu antara pihaknya yang klem dan mengakui dirinya sebagai pemilik Objek Tanah di Kampung Kabare." Tutur Jamalia.

Sehingga penyegelan status objek tanah tersebut sudah mengajukan dan buat laporan kepada pihak Polres Raja Ampat melalui Resrkim. Laporan tersebut sudah masuk pada bulan April 2022. Termasuk
alat bukti yaitu sertifikat dari pemilik objek tanah, dilengkapi dengan saksi yang bersangkutan yaitu kepala kampung Darumbab Dolvinus Aitem dan kami sudah hadirkan di polres Raja Ampat pada waktu itu.

Namun sampai saat ini belum ada informasi dari polres Raja Ampat, kelanjutan mengenai proses persoalan pemblokiran saya sendiri sudah menunggu sekian lama.

"Saya sendiri sudah beberapa kali ke kantor Polres Raja Ampat untuk kembali pertanyakan perkembangan laporan kami. Bahkan menemui Kapolres untuk menanyakan bagaimana kelamjutan nya SPBU di Kampung Kabare ." Ucapnya.

Pihaknya mengatakan, jawaban dari Kapolres sendiri yakni akan memanggil pihak Reskrim dalam rangka segera menindaklanjuti laporan tersebut. Namun sampai saat ini sudah masuk bulan November, tetapi belum ada jawaban. Saya sendiri tidak tahu sampai dimana laporan tersebut,

Sedangkan dari pihak Reskrim pada saat itu menyatakan bahwa, hanya bawahan dan siap melaksanakan perintah dan tugas dari pimpinan untuk melaksanakan, termasuk pihak Kanit mengatakan, menunggu perintah untuk laksanakan saja. Tetapi sampai saat ini laporan tersebut mentok artinya, berhenti tidak ada jawaban balik ke kami pihak perusahaan Putri Waima dari Pihak polres Raja Ampat.

Jamalia mengatakan, ada apa sampai tidak dilanjutkan sampai saat ini. Saya minta agar Kapolres dan jajaran yang memiliki tugas dan wewenang agar serius tangani dan lanjutkan dengan baik dan kalau memang bisa pihak-pihak yang klem tempat itu tersebut perlu di panggil sesuai hukum yang berlaku di NKRI. Dikatakan dengan segala investasi kami merasa dirugikan dan kami mohon bantuan kepada pihak berwajib agar hukum itu tetap ditegakkan.

Berharap kepada pihak Polres Raja Ampat bahwa segera menindak lanjuti laporan tersebut sebab Bahan Bakar Minyak ( BBM ) itu merupakan kebutuhan konsumen dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat pulau.

Saya siap bekerja sesuai Program Pemerintah Pusat yaitu BBM satu harga dan niat kami adalah untuk membantu dan mempermudah masyarakat pulau melalui jalur ini. Selain itu juga melalui informasi yang kami peroleh dari masyarakat di tiga distrik, mereka disana perlu tempat yang mudah terjangkau terkait BBM, Sementara ini BBM naik bagaimana dengan masyarakat kami disana.

Ditambahkan juga dengan Pihak BPH Migas juga sudah mempertanyakan bagaimana tindak lanjut dari pihak Polres Raja Ampat.

Reporter: (N U)

Editor: Red

Kapolres Bogor Pastikan Video Yang Beredar di Tengah Masyarakat Terkait Lokasi Longsor di Cugenang Cianjur Merupakan Lokasi Maksiat Merupakan HOAX



POLRES BOGOR, Berita-Indonesia.id - Beredar sebuah video yang menggambarkan kondisi lokasi tanah longsor di wilayah Cugenang, yang merupakan wilayah penghubung antara wilayah Cianjur dan Puncak Bogor.

Yang mana dalam video tersebut siperekam mengatakan bahwa di lokasi tersebut dahulu merupakan tempat yang di jadikan lokasi maksiat berupa cafe dan kini hilang dan diratakan oleh alam.


Terkait beredarnya Video tersebut Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H memastikan bahwa keterangan ataupun informasi yang di berikan oleh si pembuat video saat melintasi titik dimana terjadinya longsor saat terjadi gempa di wilayah Cugenang Kebupaten Cianjur tersebut tidak benar atau Hoax.

Dimana lokasi longsor tersebut dahulu merupakan tebing tinggi yang di bawahnya ini terdapat beberapa rumah warga, tempat makan dan warung kelontong. Jadi kami pastikan video yang berisikan penjelasan maupun berisikan narasi bahwa lokasi tersebut tempat maksiat tidaklah benar.


Kami menghimbau kepada masyarakat yang melintas ini untuk tidak membuat video ataupun konten yang berisikan informasi yang tidak benar, sehingga dapat menimbulkan sebuah polemik di tengah masyarakat, khususnya keluarga korban ataupun masyarakat yang terkena dampak korban bencaba alam gempa bumi ini, ungkap Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin.

Beredar sebuah video yang menggambarkan kondisi lokasi tanah longsor di wilayah Cugenang, yang merupakan wilayah penghubung antara wilayah Cianjur dan Puncak Bogor.

Yang mana dalam video tersebut siperekam mengatakan bahwa di lokasi tersebut dahulu merupakan tempat yang di jadikan lokasi maksiat berupa cafe dan kini hilang dan diratakan oleh alam.

Terkait beredarnya Video tersebut Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H memastikan bahwa keterangan ataupun informasi yang di berikan oleh si pembuat video saat melintasi titik dimana terjadinya longsor saat terjadi gempa di wilayah Cugenang Kebupaten Cianjur tersebut tidak benar atau Hoax.

Dimana lokasi longsor tersebut dahulu merupakan tebing tinggi yang di bawahnya ini terdapat beberapa rumah warga, tempat makan dan warung kelontong. Jadi kami pastikan video yang berisikan penjelasan maupun berisikan narasi bahwa lokasi tersebut tempat maksiat tidaklah benar.

Kami menghimbau kepada masyarakat yang melintas ini untuk tidak membuat video ataupun konten yang berisikan informasi yang tidak benar, sehingga dapat menimbulkan sebuah polemik di tengah masyarakat, khususnya keluarga korban ataupun masyarakat yang terkena dampak korban bencaba alam gempa bumi ini, ungkap Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin.


Sumber:(Humas Polres Kab.Bogor)

Editor: Red

Langgar Perda, Puluhan Pedagang Kaki Lima di Cilacap Disidang Tipiring



CILACAP, Berita-Indonesia.id - Sebanyak 29 orang pedagang kaki lima (PKL) di wilayah eks-Kotip Cilacap menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring), Rabu (30/11/2022) pagi.

Mereka disidang akibat melanggar peraturan daerah (Perda) dan sidang yang digelar Satpol PP Cilacap diketahui dalam rangka upaya penegakan peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Cilacap. 


Lebih lanjut, dalam sidang Tipiring tersebut melibatkan hakim dan panitera dari Pengadilan Negeri Cilacap. Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin menyampaikan, sidang Tipiring dilakukan dalam rangka penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2004 tentang Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Perda Nomor 26 Tahun 2003 tentang Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3). 

"Jadi berdasarkan hasil operasi kami di lapangan terkait dengan pelanggaran Perda tentang PKL berjumlah 19 orang pelanggar dan terkait Perda tentang K3 berjumlah 4 orang yang kita sidangkan hari ini," ungkapnya, Rabu (30/11/2022). 


Adapun sanksi yang diberikan kepada para pelanggar Perda tersebut berupa denda sebesar Rp 100 ribu. "Untuk besaran denda ini kebetulan sama masing-masing dikenakan denda Rp 100 ribu dan nanti masuk ke kas daerah," ujar Satrio. 

Ia menegaskan, bahwa para Pedagang Kaki Lima (PKL) tersebut disidang karena nekat berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan atau dilarang untuk berjualan. 

"Kemudian terkait K3 ini mereka ada yang berjualan di bahu jalan, ada juga di dalam taman dan di dekat perlintasan kereta api seperti penjual buah dan lainnya," katanya. Satrio menyebut, jumlah pelanggar Perda kali ini meningkat dari sebelumnya. 

"Ini ada peningkatan, kalau sidang Tipiring sebelumnya tidak sebanyak ini. Kemudian terkait dengan PKL ini, tetap kita bina dan kita beri edukasi agar mereka bisa berjualan sesuai dengan ketentuan," ucap Satrio. 

Dalam kesempatan itu, pihaknya mendorong para Pedagang Kaki Lima tersebut untuk lebih tertib dan mematuhi aturan. "Kami mendorong teman-teman PKL ini supaya lebih tertib dan mematuhi aturan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dalam hal ini kita berusaha tegas, namun humanis," pungkasnya.


Reporter: (Nover)

Editor: Red

Selasa, 29 November 2022

Panglima Jilah Pastikan Pasukan Merah Suku Dayak Kawal Jokowi Satu Komando



PONTIANAK, Berita-Indonesia.id - Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) menyatakan sikap berkomitmen untuk menjaga NKRI, Pancasila dan mengawal Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan satu komando.

Hal itu disampaikan oleh Pangalangok Jilah atau Panglima Jilah TBBR, Agustinus dalam acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng atau temu akbar Pasukan Merah di Rumah Rajakng Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/11/2022).


"Tariu Borneo Bangkule Rajakng siap jaga Indonesia. Pasukan Merah kawal Pancasila. Pasukan Merah kawal Jokowi satu komando. Pasukan Merah jaga negeri. Tariu," kata Agustinus. 

Selain itu, Agustinus juga menekankan bahwa, pihaknya mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). 

Lebih dalam, Agustinus menyebut, Pasukan Merah berkomitmen mendukung dan mengawal penuh segala bentuk kebijakan di era Pemerintahan Presiden Jokowi. 


"Mendukung setiap kebijakan di masa Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Menjaga dan membela NKRI menuju Indonesia yang berharkat dan bermartabat dengan memegang teguh Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945," ujar Agustinus. 

Disisi lain, Agustinus menjelaskan, kelompoknya bergerak di bidang adat dan budaya dalam mempertahankan serta menggali juga sejarah Dayak. Dia juga mendorong warga Dayak untuk maju.

Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) adat Dayak yang bergerak di bidang pelestarian adat dan budaya. Tariu Borneo Bangkule Rajakng berusaha mempertahankan tradisi untuk mendorong masyarakat Dayak bersatu, maju, dan bermartabat.

"Ritual adat yang dilaksanakan di antaranya memohon kepada Jubata agar NKRI bisa semakin baik dan maju, serta perlindungan dari Jubata agar tanah ini bisa terus sejahtera dan masyarakatnya semakin makmur. Tentunya, kami sangat bergembira karena Presiden Joko Widodo mau hadir di Pontianak untuk kegiatan ini," papar Agustinus.(red)
Connect