Carousel

Jumat, 19 Agustus 2022

Komplotan Pelaku Curanmor di Ungkap Polsek Cileungsi Polres Bogor



KAB. BOGOR, Berita-Indonesia.id - Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi pada 8 November 2021 lalu berhasil di Ungkap Jajaran Polsek Cileungsi Polres Bogor Pada 3 Agustus 2022, Sebanyak 2 Pelaku berhasil di Tangkap dan 2 orang lainnya berstatus DPO. Jumat (19/8/22).

Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H menjelaskan bahwa, kejadian ini terjadi sekitar bulan November tahun lalu, yang mana para pelaku ini menggasak dua unit sepeda motor Honda Beat dan Honda Vario yang terparkir di warung nasi yang berada di desa Dayeuh Kecamatan Cileungsi.

Kami yang meniinjak lanjuti laporan terkait aksi pencurian tersebut melakukan penyelidikan terhadap para pelaku yang aksinya terekam oleh CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari penyelidikan tersebut berhasil kita amankan seorang pelaku berinisial A, dari pengakuan A ini dirinya tidak melakukan pencurian seorang diri melainkan bersama tiga orang rekannya.

Kami yang melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial CA. Sementara itu dua orang pelaku lainnya yang identitas telah kami ketahui ini masih dalam pengejaran.

Paleku A sendiri telah melakukan pencurian sepeda motor sejak 1995 dan telah melakukan pencurian 141 TKP di wilayah Cileungsi, Klapanunggal, Gunung Putri dan wilayah Cibubur. Sementara tersangka CA ini telah melakukan pencurian sepeda motor sejak tahun 2011.

Dari tangan para tersangka ini kita amankan juga barang bukti berupa 1 pucuk senjata api, 5 buah kunci later T, 12 anak kunci, 1 buah tang, 3 buah stop kontak sepeda motor, 5 buah kunci kontak, 1 buah kunci gembok, 2 buah kunci pas dan 1 buah obeng.

Atas perbuatannya para tersangka ini akan kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara, ungkap Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.


Sumber: Humas Polres Kab.Bogor

Editor: (Red)

Kamis, 18 Agustus 2022

DPD PWRI Provinsi Jambi Silaturahmi Dengan Dirlantas Polda Jambi



JAMBI, Berita-Indonesia.id - Pengurus DPD PWRI Provinsi Jambi melaksanakan silaturahmi dengan Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi SIK diruang kerja beliau.Kamis (18/08/2022) pukul 11.00 WIB.

Langsung melakukan silaturahmi Ketua DPD PWRI Provinsi Jambi Raynaldi SE, Waka Dody Candra, Sekretaris Sastra Gurusinga, Penasehat Hukum DPD PWRI PROV. Jambi Rohmat Selamat SH MKn, Wakil Sekretaris DPC Bogor Raya Sukur Priyatmo.

Kunjungan DPD PWRI Provinsi Jambi ini dalam rangka silaturahmi dan melakukan tukar pendapat terkait permasalahan yang ada di Jambi khususnya transportasi angkutan batu bara dan antrian dan kemacetan yang terjadi di SPBU Kota Jambi dan sekitar.

DPD PWRI PROV. Jambi mengapresiasi kinerja Dirlantas Polda Jambi dalam melakukan penanganan terkait dua point yang dibicarakan diatas.

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi SIK menjelaskan bahwa," kita berupaya semaksimal mungkin untuk memgatasi permaslaan yang ada terkait transportasi angkutan batu bara, mengenai kemacetan dan antrian di SPBU sudah dibicarakan dengan Kapolda Jambi, Gubernur Jambi, Walikota dan Kapolres.

Kalau antrian di SPBU itu salah satunya kurangnya pasokan, kalaupun ada pemilik kendaraan yang nakal modifikasi Tanki minyak niat di jual kembali BBM Solar subsidi kota akan berkoordinasi dengan pihak Ditreskrimsus untuk tindak lanjuti.

" Kepada pihak SPBU ditekankan kepada petugas untuk mengatur agar tidak terjadi kemacetan. Bagi transportasi batu bara
yang bandel beroperasi di jam larangan beroperasi akan kita tindak tegas." Tegas Kombes Pol Dhafi.

Ketua DPD PWRI Provinsi Jambi Raynaldy SE," apresiasi ketegasan dalam kinerja Dirlantas Polda Jambi dalam mengatasi permasalahan yang ada di Jambi".


Sumber: (Dody)

Editor: Red

Responsive Leaderboard Ad Area

Rabu, 17 Agustus 2022

Dirgahayu Kemerdekaan RI Ke 77 Kibarkan Bendera Merah Putih di WTC Raja Ampat



RAJA AMPAT, Berita-Indonesia.id - Pemerintah kabupaten Raja Ampat, beserta TNI/ Polri Raja Ampat  kibarkan Bendera Merah Putih di Waisai Torang Cinta (WTC). Pidato Inspektur Upacara Bupati Raja Ampat Abdul Faris, Umlati, SE, hendak mengajak seluruh lapisan masyarakat tentang kapasitas potensi pengembangan, sektor destinasi pariwisata dan juga kemajuan demi mewudkan pembagunan daerah yang kita cintai ini. Rabu (17/08/2022) WIT.

Selain itu, dirinya hendak mengatakan, "melalui momentum  pada hari ini merupakan gambaran perjuangan dari berbagai kompenen masyarakat, yakni  menggapai mencapai cita-cita serta pengelolaan ekonomi di tengah masyarakat dari masing-masing menjalani profesi yang dimiliki.
Adapun Raja Ampat dan seluruh dunia dilanda oleh Covid 19, tetapi saya mau katakan bahwa Raja Ampat siap menjadi tuan rumah destinasi sebagaimana ada sejumlah pretasi yang dikantongi." Tutur Abdul Faris.


Berikut  penjelasan Afu yakni,"Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan memberi antusias kepada Raja Ampat mendukung Destinasi Pariwisata, adapun hal-hal yang menjadi pembagunan dan Inrastruktur dirinya sendiri sangat mendukung nantinya akan memperluaskan komunikasi dengan para mentri yang lain. 

Bupati Raja Ampat berharap  pengelolaan ekonomi Raja Ampat bersama-sama masyarakat bangkit dan dalam kapasitas potensi  masing-masing. Melalui Dirgahayu ke 77 Pemerintah Daerah merayakan dengan berbagai perlombaan diikuti seluruh masyarakat umum. Sumber Dana Anggaran APBD Raja Ampat. Tutup Abdul Faris Umlati, SE.


Reporter: N Umpain

Editor: (Red)

Ratusan Narapidana Rutan Kelas I Depok Dapatkan Remisi dI HUT RI Ke-77



DEPOK, Berita-Indonesia.id - Kepala Rutan Kelas I Depok, Andi Gunawan beserta Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan, Nur Mariyana Putri mengikuti Kegiatan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 Tahun 2022 di Lapangan Utama Balai Kota Depok, (17/08/22).

Ada hal yang berbeda dibandingkan dengan kegiatan Upacara Bendera pada tahun sebelumnya, dimana kali ini pasca melaksanakan Upacara Kemerdekaan, Walikota Depok, Mohammad Idris menyerahkan surat Remisi secara langsung kepada 3 (tiga) orang Perwakilan Narapidana yang mendapatkan Remisi Umum 17 Agustus, sebanyak 989 orang Narapidana dan Anak dengan rincian RU I berjumlah 925 orang, RU II 64 orang, dimana 9 orang Langsung Bebas, 20 orang sedang menjalani Asimilasi di Rumah, dan 35 orang RU II menjalani Subsider.


Hak remisi ini diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari Narapidana. Dengan remisi yang diberikan, Kepala Rutan Kelas I Depok, Andi Gunawan berharap, "Untuk semua Narapidana agar nantinya bisa berubah menjadi lebih baik lagi dan benar-benar menjadi anggota masyarakat yang taat hukum dan tidak akan mengulangi kesalahannya kembali, "ucapnya.   


Reporter; Anggi ch

Editor: (Red)

Responsive Leaderboard Ad Area

Selasa, 16 Agustus 2022

Dirgahayu Republik Indonesia ke 77 Catatan : Rohmat Selamat, SH, M.Kn



BOGOR, Berita-Indonesia.id - Dunia ini bukanlah sesuatu yang hanya dilihat atau dikenal melalui konsep demi konsep, melainkan sesuatu yang harus dibangun dan dibangun kembali dengan kerja yang tak putus-putusnya. Di tengah situasi berbangsa dan bernegara saat ini, perlu dibarengi dengan komitmen untuk bersama-sama membangun bangsa ini ke depan. Selasa (16/08/2022).

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, jasa pendiri bangsa, dan jasa para leluhur yang telah meletakkan dasar-dasar kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Namun dalam perjalanan bangsa ini, hingga saat sekarang ini, terbetik pertanyaan dalam diri, sudahkah kita menghargai perjuangan para pendahulu kita?.

Mengenang kembali perjuangan para leluhur pendiri bangsa, agar terbangun sikap memiliki dan bertanggung jawab atas bangsa ini. Terpatri jiwa nasionalisme, cinta tanah air, tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah diadu domba

Dalam usia Indonesia dari era kerajaan hingga ratusan tahun bangsa ini dijajah oleh kaum pedagang dari berbagai belahan dunia hingga Belanda yang menjajah dan membelokan sejarah bangsa di Nusantara hingga detik-detik dikumandangkannya kemerdekaan Indonesia, hendaknya menjadi momentum untuk membangun kesadaran nasionalisme, agar dapat mengisi kemerdekaan sesuai cita-cita luhur para leluhur bangsa dan pendiri bangsa Indonesia dalam membangun kesatuan dan persatuan serta tidak tergoyahkan oleh paham manapun.

Sebagai bangsa yang besar kita sangat beruntung karena rakyat Indonesia dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga pulau Rotte sampai hari ini masih tetap teguh menjunjung kesatuan dan persatuan dengan lintas suku, lintas agama dan lintas kebudayaan dalam situasi apapun yang terjadi di NKRI ini secara baik, benar, bermartabat, beretika dan bermoral, agar kita tidak mudah dipecah belah oleh bangsa-bangsa yang ingin menguasai kekayaan bumi Nusantara dengan cara apapun juga.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang sangat dikenal dengan berbagai adat ketimuran nya, sejak bernama Nusantara. Bangsa yang terkenal dengan kerendahan hatinya serta memiliki budi pekerti yang luhur telah menjadi branding Nusantara sejak abad para raja-raja Nusantara yang telah terkenal sejak dulu hingga kini, baik sejak tatanan kerajaan Hindu, Budha, hingga kerajaan Islam Nusantara yang merangsek masuk ke pulau Jawa dan ke pulau-pulau lainnya.

Sejak zaman tersebut hingga kini fakta di lapangan telah membuktikan kehalusan budi pekerti para pendahulu leluhur Nusantara bahkan saat itu belum dikenal istilah toleransi tetapi ruh nya telah berjalan dan tertanam dalam asimilasi dan kulturasi dalam menyikapi budaya, baik budaya baru dengan budaya lama yang harus tetap dapat sejalan.

Budi pekerti yang diwariskan oleh para leluhur Nusantara secara turun temurun itu berada pada puncaknya saat bangsa Nusantara menata diri untuk melepaskan dari lingkungan dan tekanan bangsa penjajah,”

Kekayaan Budi pekerti yang telah diwariskan secara turun temurun itu melahirkan satu bangsa yang kuat dan berbudi luhur dalam merepresentasikan sikap dan keteguhan bangsa Indonesia walaupun untuk menjadi bangsa yang besar diperlukan falsapah dan idiologi yang kuat dan berbudi pekerti yang luhur.

Pada masa sebelum dikumandangkan nya kemerdekaan Indonesia, lewat satu kelompok yang bernama PPKI ada tiga anak bangsa yang cerdas dan menjadi tokoh bangsa Indonesia hingga kini yaitu ; Ir. Soekarno, M Yamin dan Soepomo terbentuklah lima sila sebagai dasar acuan berbangsa dan bernegara yang hingga detik ini, yaitu PANCASILA.

Pancasila menjadi satu prasasti dan tolok ukur peradaban Bangsa Indonesia yang selalu harus ditanamkan di semua lapisan rakyat Indonesia dimasa kini, masa yang akan datang dan hingga dunia ini berakhir.
Nusantara memiliki kekayaan budaya yang berbudi pekerti luhur serta memiliki nilai-nilai kehidupan yang tinggi dan menjadi dasar berdirinya bangsa Indonesia serta sebagai dasar kemajuan Bangsa ini dimasa-masa yang akan datang.

Merekonstruksi sebuah konstruksi pemikiran dari perjalanan sejarah sebuah bangsa, adalah sesuatu yang sangat menarik dan menantang. Kita akan terprovokasi dengan gagasan-gagasan baru, bagaimana membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Kekuatan gagasan,
yang kerapkali sebenarnya sederhana saja sepanjang mengikuti garis logika, membuka pikiran, membuka pintu bagi trouble shooting. Pemecahan masalah, seringkali terjadi dengan cara dan pikiran sederhana.

Ada kalanya sebuah pemikiran tidak terformulasi secara sekaligus dalam satu masa, melainkan terkadang terserak-serak dalam moment-moment yang tidak beraturan dan sering kali, bahkan muncul secara sporadic, tidak terencana. Kembali pada tujuan kita dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, disadari atau tidak, kita telah abai terhadap perjuangan para leluhur pendahulu kita, pendiri Republik ini. Ruh dalam hidup berbangsa dan bernegara nyaris hilang, hanya tinggal sisa-sisa bayangan tanpa makna.

Manakala kita abai dan melupakan sejarah, maka kita akan kehilangan kompas hendak kemana kita menuju. Ini berlaku tidak hanya pada diri kita selaku individu, namun apalagi sebagai bangsa, aspek sejarah dan kesejarahan menjadi sangat penting dan mutlak dibutuhkan dalam mencari sandaran dan pegangan di kala kita merasa telah kehilangan pegangan atau kehilangan orientasi ketika kita menghadapi berbagai masalah yang menyentuh dan mengoyak kesadaran kita sebagai bangsa.

Indonesia, adalah sebuah bangsa dan Negara yang besar yang telah melalui perjalanan sejarah yang sangat panjang, bahkan ribuan tahun yang lalu, eksistensi manusia yang menempati gugusan pulau di antara ( Nusa-antara, Nusantara ) dan benua ( Asia dan Australia ) dan dua Samudera ( Hindia dan Pasifik ), sudah eksis dan telah melahirkan peradaban yang sangat besar. Mari, kita Perkokoh kembali komitmen kebangsaan kita, DIRGAHAYU Republik Indonesia 77


Sumber: Ketua DPC PWRI Bogor

Editor: (Red)

Minggu, 14 Agustus 2022

AIPBR Gelar Rapat Evaluasi dan Tupoksi Panitia Jelang Deklarasi



KAB,BOGOR, Berita-Indonesia.id - Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) Kabupaten Bogor yang terdiri dari beberapa wartawan yang ada di Kabupaten Bogor kembali mematangkan persiapan Deklarasi yang akan diselenggarakan pada hari Rabu,7 September 2022 mendatang di gedung tegar beriman Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam Rangka Evaluasi Tupoksi Panitia pelaksana menjelang acara Deklarasi AlPBR Kabupaten Bogor, yang di isi dengan rangkaian acara diantaranya yaitu sambutan sambutan, Pendistribusian dan Penarikan Proposal,Evaluasi Persiapan Acara Pelaksanaan deklarasi dan yang terakhir Ramah tamah,di Cafe Setu Cikaret Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor,Minggu,(13/8/2022).


Kegiatan dihadiri oleh Ketum AIPBR ( 4Liv .S ),Ketua Dewan Kehormatan AIPBR ( Nelson Sihotang ),Ketua Dewan Pembina AIPBR ( Andri ), Dewan Pembina ( H.Riskan),Ketua Panpel David Malau, seluruh Panpel Pelantikan.

Dalam sambutan nya Aliv Ketua AIPBR Kabupaten Bogor menyampaikan, ” terima kasih kepada rekan-rekan yang datang hari ini, semoga acara deklarasi nantinya bisa terlaksana dengan lancar”.ucapnya.

Dengan dukungan penuh dari anggota AIPBR sangat berpengaruh berdirinya AIPBR di Bogor dan membantu menyebarkan proposal ke dinas dinas terkait dan para donatur demi terlaksananya acara kita nanti, Saya tanpa anggota tidak akan bisa jadi apa-apa,"pungkasnya.

David Malau dalam sambutannya mengatakan "Dengan kita bekerja sama, mudah mudahan acara deklarasi yang akan kita laksanakan pada tanggal 7 September 2002 dapat terlaksana,"tuturnya.

Yang terpenting dengan deklarasi dan santunan yatim piatu ini adalah bentuk kebersamaan kita, semoga kita selalu diberikan kesehatan,lebih semangat,lebih aktif lagi dan berdoa bersama sama demi kelancaran dan kesuksesan acara kita," paparnya.

Lebih lanjut Andre Pembina AIPBR Kabupaten Bogor juga menambahkan" bahwa semua kebutuhan anggaran kegiatan deklarasi nanti harus di evaluasi agar kebutuhan kegiatan agar terukur," tambahnya.

Sementara itu dikesempatan yang sama, H. Riskan dewan Penasehat menambahkan, AIPBR Kabupaten lahir diatas panggung, dengan itu, di acara deklarasi nanti, disitulah tolak ukur dimana AIPBR melaksanakan seluruh potensinya di kabupaten Bogor, ungkapnya.

Dengan kemampuan para pengurus AIPBR secara de facto maupun de jure dengan program yang bersifat kritis dan membangun demokrasi dengan spirit yang terbangun dari kita untuk kita, tutupnya.(**)

Kamis, 11 Agustus 2022

Sambut Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Raja Ampat Dengan Tarian Mansorandak



RAJA AMPAT, Berita-Indonesia.id - Sambut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dengan adat istiadat masyarakat Raja Ampat, diwarnai dengan Tari-tarian Mansorandak di Bandara Marinda Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Kamis-Jumat (11-12/8/2022) WIT. 

Selain itu Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, dan Wakil Bupati Orideko I Burdam hendak menyambut kedatangan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Daerah ini. Pihaknya Menyatakan," Pemerintah dan masyarakat Raja Ampat saya menyambut atas kedatangan kunker, baik Menteri beserta seluruh rombongan yang sudah datang di Raja Ampat," Tutur Abdul Faris Umlati.


Menurut Bupati Raja Ampat terkait kunjungan kerja seorang Menteri merupakan bagian dari Progres, program nanti memberikan dampak positif yakni, perkembangan, percepatan serta injauan pembangunan di daerah ini melalui unggulan sektor pariwisata dan perikanan di Raja Ampat, demi kemajuan di negeri ini. " Kunjungan kerja ini merupakan kunjungan sangat bermakna bagi masyarakat Raja Ampat, khususnya bagi perkembangan iklim investasi dan kepariwisataan." Ucap AFU.

Setelah disambut secara adat, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi beserta rombongan langsung meninjau progres pelaksanaan pembangunan Infrastruktur strategis di Raja Ampat seperti Bandara Waisai, Pantai Waisai Torang Cinta dan Pelabuhan Waisai, di Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat. 


Usai meninjau perkembangan pembangunan Infrastruktur strategis, Menteri dan rombongan akan melaksanakan malam ramah tamah dengan Pemda, Forkompimda dan Tokoh Masyarakat Raja Ampat.

Melalui Kunker dapat didampingi oleh sejumlah pejabat eselon I Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta kementerian terkait tersebut dijemput resmi Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, yakni Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE, Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, Sekda Raja Ampat Dr. Yusuf Salim, M.Si, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Raja Ampat, Para Pejabat, Pimpinan Dunia Usaha, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Raja Ampat. 

Kemudian berdasarkan Jadwal kunjungan kerja tepat pada hari Jumat (12/8/2022), Menteri dan rombongan akan meninjau sejumlah Geopark di Raja Ampat seperti Geopark Sawandarek, Piaynemo, Arborek dan beberapa Geopark lainnya. Melalui semua pelaksanaan kegiatan diharapkan mematuhi Protokol Kesehatan. Tutup Abdul Faris Umlati, SE. 


Sumber : Diskominfo Raja Ampat

Reporter: N Um

Editor: (Red)

Pengacara Max Soisa, SH, Hendak Gugat Pemda Raja Ampat Terkait Perumahan 10 Waisai Raja Ampat dan Sekda,Yusuf Salim Angkat Bicara



RAJA AMPAT, Berita-Indonesia.id -Pemerintah Daerah melalui Satpol PP, hendak memasang plang di perumahan 10 Waisai Kota, sebagai bentuk pemberitahuan dan peringatan bahwa tanah dan bangunan milik aset Negara,  

Melalui aksi tersebut selang waktu pengacara senior mendatangi warga untuk mediasi perkara ini di perumahan 10, sehingga dalam mediasi ini kuasa hukum, Max Soisa, meminta dengan tegas pemerintah melalui Satpol PP hentikan aksi tersebut.


Dikatakan,Pengacara senior Maks Soisa, SH didampingi oleh, rekan pengacara Ely Nauly, SH. Pihaknya menerangkan kepada media, Selasa 9 Agustus 2022 bertempat di lokasi perumahan 10, Waisai Kabupaten Raja ampat. Penjelasannya, terkait tanah ini kami masih uji dari sudut keperdataan, pembangunan dan tanah ini milik siapa, karena kronologis dari 7 warga, penghuni rumah bahwa tanah dan rumah ini bukan milik aset pemerintah daerah Kabupaten Raja ampat. 

" tetapi diberikan dari pemilik tanah adat secara pribadi, kepada mereka yang memiliki kapasitas tinggal di tempat, bahwa bangunan yang ada bukan berasal dari sumber APBD. " Ujarnya.

Menurutnya Karena ini adalah dana Otsus maka setiap orang Papua berhak mendapatkan dana Otsus, berikutnya apapun yang terjadi kita harus menguji alat bukti, dan kami sudah ajukan gugatan, sudah layangkan surat ke pengadilan, dengan perkara No.82. dan sidang pada tanggal 23 Agustus bulan ini sehingga kita sama -sama menghargai, dan menghormati hukum.

Soal proses pemberlakuan kegiatan palang dan pasang plang, dan stiker dan sebagainya, ketika perkara ini akan masuk maka semua perkara ini prematur, dan itu tidak boleh dilakukan instasi terkait, tadi kami terlambat, datangi mereka tetapi tidak apa-apa sepanjang tidak mengusir warga yang ada di sini, berikut menurut kuasa hukum. 

"Lanjut sebenarnya suatu eksekusi itu harus punya dasar hukum yang kuat, hendak adanya perbuatan yang sedang dilakukan dilapangan ini, Pemda memiliki putusan dari mana kalau hanya perintah dari KPK, demikian KPK juga harus uji alat bukti, kalau klem aset negara ini, harus mengeluarkan suatu keputusan yang pasti. 

Namun kegiatan yang dilakukan ini diluar dari pada aturan dan membuat aturan sendiri, Nonseng namanya. Berikutnya memang bekerja karena hukum adalah panglima maka harus bekerja sesuai aturan. Jelas Max.

Selanjutnya kuasa hukum kami juga memiliki sertifikat dari hak petuanan pemilik tanah adat, yaitu dari Mahmud Daam, dan Adam Daam, dan ada pelepasan ini kepada warga penghuni rumah, enggan tidak disebutkan namanya waktu itu mereka menjabat sebagai Pejabat Negara. Itu dilepaskan secara keluarga bukan kepada Pemerintah, kalau kita bicara tentang tanah 600 hektar saya angkat jempol kepada Pemerintah Daerah, namun dengan ukuran tanah 300×250 hak 7 warga itu, wah ini maaf sekali kita uji alat bukti dulu.

Sekali lagi bagi saya, rencana eksekusi hari ini menurut saya itu tidak pantas dilakukan, karena perkara ini kami ajukan ke Pengadilan Negeri Sorong ,dan pemerintah harus tahu, masa tidak tahu?. Kalau tadi Ibu Tipsus jaksa Negeri Sorong mengatakan bahwa, "ini salah komunikasi kerena cek pagi tidak ada no perkara, tetapi ternyata siang tadi perkara muncul, sehingga perlakuan beginikan menurut saya tidak pantas, sebagai kuasa hukum kami meminta kepada pemerintah, stop bahwa menurut saya tidak pas." Tutup pengacara senior Max Soisa, SH. 

Dapat dihadari oleh Assisten 1 tata pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Drs Mansyur Shadan,M.Si dan Wakapolres bersama personil kepolisian, Tipsus Jaksa Negeri Sorong bersama penghuni rumah. Tanggapan Pemerintah
Daerah Sekda Raja ampat Drs ,Yusuf Salim, M.si sebagai ketua tim penertiban objek tanah dan pembangunan perumahan 10, melalui keterangan kepada media pada Kamis 10 Agustus 2022, bertempat diluar Aula Wayag Kantor Bupati Raja ampat. 

Adapun tuturnya mengakui bahwa perumahan 10 dibangun dari Sumber Dana Otsus, dan sangat pantas warga masyarakat mendapatkan bagian dari sumber tersebut. Kata Yusuf ada ruang
dari Pemerintah Daerah maka kami serahkanlah bahwa mereka juga berjasa di daerah ini, hanya karena tanah dan bangunan tersebut masuk di Data Monitoring KPK sebagai kelas golongan dua, sehingga tidak mudah diberikan mengenai kapasitas potensi tanah dan bangunan perumahan 10. Tersebut. selain itu, Sekda Raja Ampat, Pemerintah Daerah memiliki kewenangan, tugas dan tanggungjawab untuk menertibkan pembangunan sebagai Aset Negara, jadi tidak ada salahnya kami lakukan aksi penertiban. Hendak adanya soal argumen kita nanti ketemu di pengadilan, negeri Sorong, 

Kami sangat memberikan apresiasi kepada warga yang klem tempat dan bangunan tersebut, karena mereka sudah berupaya untuk menerima surat kuasa dari Kuasa Hukum untuk perkara ini di gugat di Pengadilan n Negeri Sorong. Tutup Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Drs Yusuf Salim, M.Si


Reporter: N Umpain

Editor: (Red)
Connect